Jelly Yulianti

Selasa, 19 April 2016

Vidi Aldiano

Vidi Aldiano
Description: Vidi Aldiano
Latar belakang
Nama lahir
Oxavia Aldiano
Nama lain
Vidi Aldiano
Lahir
29 Maret 1990 (umur 26)
Description: Bendera Indonesia JakartaIndonesia
Jenis musik
Pekerjaan
Perusahaan rekaman
VA Records, Hits Recordsdan Sony Music Entertainment Indonesia(2014-sekarang)
Trinity Optima Production(2010-2014)
Suara Hati/Depic Production (2008-2010)
Anak
Cinta Rahmania Putri Khairunnisha (Cinta)
Sydney Agusto Putra Utama (Nino)
Orang tua
Harry Kiss (ayah pertama)
Uya Kuya (ayah kedua)
Besbarini (ibu pertama)
Astrid Khairunnisha (ibu kedua)
Agama
Situs resmi

Vidi Aldiano (lahir di Jakarta29 Maret 1990; umur 26 tahun; terlahir dengan nama Oxavia Aldiano) adalah seorang penyanyi berkebangsaan Indonesia. Vidi telah mengeluarkan album yang berjudul Pelangi di Malam HariLelaki Pilihan dan Yang Kedua. Vidi juga pernah mengikuti festival Java Jazz 2005. Vidi juga membawakan beberapa lagu daur ulang berjudul Cinta Jangan Kau Pergiyang pernah dipopulerkan oleh Sheila Madjid dan Nuansa Bening yang dipopulerkan oleh Keenan Nasution. Vidi Aldiano dipercaya oleh Susilo Bambang Yudhoyono untuk membawakan lagu ciptaannya yang berjudul Jiwaku Terang Di Malam Itu.[1] Vidi Aldiano memiliki fans club bernama VIDIES.
Ia memulai debut aktingnya dalam Drama musikal Stereo (serial televisi), yang ditayangkan di stasiun televisi NET.
·          
Latar belakang
Vidi yang berdarah Tionghoa dan Minangkabau ini dibesarkan dalam keluarga yang mempunyai apresiasi tinggi akan musik. Ia mahir bermain piano sejak usia 3 tahun, melalui bimbingan ibunya yang merupakan guru piano.
Di usia 2,5 tahun, ia sudah meraih juara kedua menyanyi untuk tingkat kanak-kanak. Jadilah semenjak di sekolah dasar Vidi diandalkan sebagai duta kesenian sekolah.
Beranjak remaja, Vidi mulai menekuni alat musik biola. Saat duduk di SMU, Vidi mulai tergabung dalam band dan prestasinya di band ini ditunjukkannya dengan meraih juara pertama dalam 1ncredible Band Festival 2007.
Karier keartisan Vidi berawal ketika sang ayah, Harry Kiss, seorang pemilik usaha event organizer terkenal menyadari bakat terpendam anaknya dan menawarkan album demo kepada teman-temannya pemilik perusahan rekaman. Sayangnya, album demo tersebut ditolak karena tren penyanyi solo pria tidak populer saat itu. Setelah enam kali mengalami penolakan dari perusahaan rekaman, akhirnya pada tahun 2009 produser musik Lala Hamid tergerak untuk memproduseri single Vidi setelah terpukau akan penampilan Vidi dalam sebuah kesempatan.

Akhirnya, pihak Trinity Optima Production menerima Vidi untuk merilis album keduanya. Ia merilis album Yang Kedua dengan hitsDatang dan Kembali dan Gadis Genit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar